Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘walkman’

English translation

Mendengar kata “kanibal”, mungkin bulu kuduk loe akan berdiri. Memang persepsi umum kata kanibal cukup horror, yaitu memakan darah-daging spesies sendiri atau teman sendiri atau komunitas sendiri… hiiii…. Tapi note ini tidak akan bercerita tentang horror, melainkan lebih mengenai perkembangan teknologi.

Masih ingat saat Apple mengeluarkan produk iPad di tahun 2010? Banyak business analyst saat itu memprediksi bahwa iPad akan meng-kanibal-kan penjualan produk Apple yang lain semisal MacBook. Statistik selama satu tahun setelah peluncuran iPad memang menunjukkan penurunan penjualan MacBook, namun ternyata tidak sampai membuat MacBook benar-benar mati. Sekarat pun tidak.

Produk pemutar musik Apple iPod yang membuat penjualan produk Sony Walkman mati, adalah salah satu best practice sebuah kejadian kanibal: pemutar musik analog (Walkman) di-kanibal oleh pemutar musik digital (iPod).

Dalam fotografi, ternyata teknologi film analog juga telah berhasil di-kanibal oleh teknologi film digital fotografi. Proses perjalanan kanibal ini gue alami sendiri karena memang salah satu hobby gue adalah fotografi.

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Pagi ini gue sarapan di tempat favorite: mie ayam gerobak Hang Lekir. Sudah ada beberapa orang makan di sana, dua orang adalah pasangan suami istri kira-kira seumuran gue juga. Posisi duduk gue persis di depan mereka. Seperti biasa, gue pesan mie yamin, kali ini 4 porsi: gue, istri gue, anak sulung gue — yang mau latihan basket di STC Senayan karena kelas sedang libur — dan sopir. Bersamaan dengan selesainya pasangan tadi makan, pesanan mie yamin gue datang… hmm… nyami… nyami…

Tiba-tiba, sang suami dari pasangan di depan gue batuk sekali. Owh oke, bathin gue, mungkin keselek sehabis makan. Tapi gue rada kurang sreg, karena dia batuk tanpa menutup mulutnya. Nafsu makan gue drop jadi 90%. Namun tidak sampai disitu. Dia batuk lagi, dan batuk lagi, dan lagi batuk. Kali ini dengan menutup mulutnya, tapi tetap tidak beranjak dari tempat duduknya.

Setiap dia batuk lagi, nafsu makan gue drop 10%. Sehingga setelah 9 kali batuk — yang membuat nafsu makan gue jadi 0% — gue langsung tusuk sumpit yang gue pegang, tegak lurus ke tengah-tengah mie yamin, sambil gue tatap mukanya. Kalau orang Cina lihat sumpit gue menancap tegak lurus di atas mie, pasti sudah paham bahwa gue siap untuk ribut. Untung bagi dia, bahwa dia bukan orang Cina.

(lebih…)

Read Full Post »