Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘sri mulyani’

English translation

Bagaimana ya rasanya, kalo loe bisa jualan 1 juta unit barang seharga satuannya Rp. 5 juta, cuma dalam 28 hari? Jadi totalnya setara Rp. 5 triliun, terjual dalam rentang waktu tidak sampai sebulan! Wow!

Barang tersebut harusnya sangat menarik. Atau paling tidak bermanfaat. Bisa jadi suatu yang cool. Yang pasti itu suatu hasil inovasi kreatifitas terbaru. Iya, itulah iPad. Sebuah gadget elektronik yang masuk kategori nothing. Gue ulangi: nothing.

Gadget ini tidak memiliki kategori yang ada sebelumnya. Karena akhirnya iPad menciptakan kategori baru sendiri. iPad tidak masuk kategori notebook atau netbook, juga tidak masuk kategori handphone atau smartphone. iPad berada di antara keduanya: sebuah gadget untuk browsing yang tidak seberat dan setebal notebook, namun setipis handphone berdiagonal 25 cm, tahan dipakai selama 10jam (tanpa pil biru… hihihi…), serta seharga sebuah smartphone.

Apapun kategori nantinya untuk iPad, gue cuma melihat adanya sebuah kreatifitas dari sekelompok anak muda kreatif yang dipimpin oleh Steve Jobs. Adalah mereka yang berkumpul dalam sebuah perusahaan bernama Apple Corporation.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

English translation

Rabu kemarin malam, 5 Mei 2010, gue menghadiri acara launching solo album dari temen nongkrong gue sewaktu di SMP Negeri 12, Jakarta. Dia adalah seorang pembetot. Bukan, bukan seorang pembelot. Dia adalah salah satu pemain bass guitar terbaik yang pernah gue lihat. Pembetot senar-senar bass untuk menghasilkan alunan frekuensi rendah nan indah, sekaligus membahana nan sedap. Membuat sekitar 100 penonton di Erasmus Huis, Kedutaan Belanda, ikut menggoyang-goyangkan kaki atau kepala dalam lantunan Jazz. Dia adalah Indro Hardjodikoro.

Indro yang gue kenal sewaktu SMP, ternyata tetap sebagai Indro walaupun atribut pemain bass handal sudah melekat. Tetap seperti adanya dalam berpakaian. Tetap santai dalam bertutur kata. Tetap kocak. Well, setelah 25 tahun tidak bertemu, gue dapati ternyata Indro tetap menjadi Indro. [what do you expect huh? he is the Iron Man now? hihihi…]

Kesederhanaan adalah kata yang tepat yang gue pilih buat Indro. Bertahun-tahun gue selalu menemukan dia pada penampilan panggung musik di beberapa stasiun televisi maupun festival musik. Dia tetap konsisten sebagai pemain bass. Dia terus belajar sampai hari ini. Dan yang pasti, dia tetap sederhana. Ini tercermin dari judul solo albumnya “Feels Free” yang asli sederhana.

Itulah kunci sukses Indro. Sama halnya dengan kunci sukses seorang wanita sederhana yang tahun 2008 dinobatkan sebagai “salah satu wanita berpengaruh di dunia”: tutur kata yang santun dan tidak emosi dalam menjawab pertanyaan anggota DPR, sikap tegas kepada konglomerat yang mencoba mengemplang pajak negara sampai triliyunan rupiah, serta selalu konsisten dalam menjalankan reformasi birokrasi pada Kementerian yang Beliau pimpim; semua dilakukan dalam konteks pribadi yang sederhana. Dirinya terjaga dari segala isu, fitnah, black campaign, karena terbungkus oleh kesederhanaannya.

(lebih…)

Read Full Post »