Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘motivasi’

Prolog: Setiap tanggal 31 Desember gue selalu teringat akan kenangan yang ternyata selalu memberi banyak hikmah selama 20 tahun belakangan ini. Iya, setelah 20 tahun kemudian akhirnya gue ingin berbagi atas kenangan tersebut kepada loe semua. Semoga bermanfaat….

Minggu terakhir Desember 1992 adalah waktu liburan setelah beberapa minggu sebelumnya gue menyelesaikan Final Test Semester 9 kuliah gue. Semester terakhir kuliah gue di Jurusan Tehnik Elektro Universitas Trisakti. Tepatnya adalah liburan dari perjalanan panjang perkuliahan selama 4,5 tahun.

Gue ingin isi liburan ini dengan suatu petualangan yang eksotis, suatu yang berkesan di masa akhir menjadi mahasiswa, dan tentu suatu yang harus memberikan pelajaran tentang hidup untuk menuju ke fase hidup berikutnya….

Suatu yang terlintas dalam rencana gue saat itu adalah: gue ingin lakukan banyak hal sesuai hobby-hobby gue, dalam satu liburan yang sama. Lokasi gue putuskan di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dimana salah satu teman kampus gua adalah berasal dari Kota Mataram, Lombok, dan butuh teman karena akan pulang membawa mobil. Rundown aktifitas gue rencanakan adalah sepedahan, menyelam, naik gunung, dan hunting foto. Rencana boleh rencana, ternyata yang gue dapati adalah lebih dari rencana petualangan…

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Prolog: tulisan ini adalah artikel kolom pada Tabloid mingguan KONTAN edisi 20-25 Februari 2012 halaman 23. Selamat menikmati…

Meski sudah beberapa bulan meninggal dunia, ada banyak kiat manajemen atau pelajaran yang bisa dipetik dari seorang Steve Jobs. Saat pengukuhan kelulusan para mahasiswa angkatan tahun 2005 Universitas Stanford di Amerika Serikat, bekas CEO Apple Inc. ini menyampaikan sebuah pidato.

“Tetaplah lapar, tetaplah bodoh. Saya selalu berharap hal yang demikian untuk saya. Sebagai lulusan untuk memulai sesuatu yang baru, saya berharap hal yang sama untuk Anda,” kata Jobs dalam secuplik pidatonya

Jobs tentu bukan bermaksud menyindir para siswa yang lulus dari sekolah bergengsi Standford, karena semua orang tahu dia mahasiswa drop-out namun bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Pidato itu memang apa adanya dan menjadi pegangan Jobs selama ini.

Dalam biografi Steve Jobs yang ditulis oleh Walter Isaacson tahun 2011, terungkap bahwa Jobs adalah seorang vegetarian. Lebih tepatnya ekstrem vegetarian. Dia mengikuti ajaran Zen Buddha dan pernah menetap di India selama 7 bulan untuk belajar ajaran ini. Nah, saking percayanya atas aliran vegetarian, Jobs menganggap tubuhnya tidak akan mengeluarkan keringat berbau. Sehingga pada tahun-tahun awal saat mendirikan Apple, dia hanya mandi satu kali selama seminggu.

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Bagaimana ya rasanya, kalo loe bisa jualan 1 juta unit barang seharga satuannya Rp. 5 juta, cuma dalam 28 hari? Jadi totalnya setara Rp. 5 triliun, terjual dalam rentang waktu tidak sampai sebulan! Wow!

Barang tersebut harusnya sangat menarik. Atau paling tidak bermanfaat. Bisa jadi suatu yang cool. Yang pasti itu suatu hasil inovasi kreatifitas terbaru. Iya, itulah iPad. Sebuah gadget elektronik yang masuk kategori nothing. Gue ulangi: nothing.

Gadget ini tidak memiliki kategori yang ada sebelumnya. Karena akhirnya iPad menciptakan kategori baru sendiri. iPad tidak masuk kategori notebook atau netbook, juga tidak masuk kategori handphone atau smartphone. iPad berada di antara keduanya: sebuah gadget untuk browsing yang tidak seberat dan setebal notebook, namun setipis handphone berdiagonal 25 cm, tahan dipakai selama 10jam (tanpa pil biru… hihihi…), serta seharga sebuah smartphone.

Apapun kategori nantinya untuk iPad, gue cuma melihat adanya sebuah kreatifitas dari sekelompok anak muda kreatif yang dipimpin oleh Steve Jobs. Adalah mereka yang berkumpul dalam sebuah perusahaan bernama Apple Corporation.

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Makam dalam pengertian sehari-hari bagi orang Indonesia adalah tempat peristirahatan terakhir seseorang. Sebuah kuburan. A grave. Padahal “makam” adalah asal kata bahasa Arab maqam yang berarti sebuah tempat berdiri (Kamus Arab-Indonesia Al-Munawwir). Kalau loe pergi naik Haji atau Umrah, loe akan dapatkan sebuah “maqam Ibrahim” yang berjarak sekitar 5 meter dari Ka’bah. Ini bukan kuburan Nabi Ibrahim — nabinya umat Yahudi, Kristen, dan Islam — melainkan tempat berdiri Nabi Ibrahim saat merenovasi Ka’bah yang dibangun oleh Nabi Adam ratusan tahun sebelumnya.

Makam pada zaman kerajaan Mataram merupakan tempat yang dikeramatkan. Tempat yang diyakini bisa memberi perlindungan maupun keberkahan. Sehingga sampai saat ini masih banyak makam yang diyakini sebagai makam raja-raja Mataram yang tetap dipertahankan. Termasuk mempertahankan kebiasaan meminta perlindungan dan keberkahan kepada makam bagi sebagian orang Indonesia.

Makam Pahlawan Indonesia di Kalibata, juga menjadi agenda protokoler tetap apabila ada kepala negara lain berkunjung. Biasanya berupa penghormatan kepala negara yang berkunjung, kepada para pahlawan yang telah gugur membela Indonesia.

Namun, mungkin hanya di Indonesia, ada sebuah kejadian dimana sebuah makam dipertahankan oleh penduduk sekitar sampai harus mengorbankan 3 nyawa. Ini bisa terjadi karena ada suatu keyakinan kuat untuk mempertahankannya. Apakah keyakinan itu benar atau salah, tergantung darimana cara melihatnya. Gue cuma sedih melihat kenyataan: ada emosi, energi, dan nyawa hilang sia-sia atas sebuah keyakinan yang masih perlu dipertanyakan.

(lebih…)

Read Full Post »