Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘macbook’

Akhir minggu ini ada 2 berita yang cukup menarik perhatian sehubungan dengan prestasi. Tapi sebelum masuk ke pembahasan berita tersebut, apa sih arti sebenarnya dari kata prestasi?

Dalam dictionary di MacBook gue, prestasi atau achievement didefinisikan sebagai:

1. a thing done successfully, typically by effort, courage, or skill : to reach this stage is a great achievement.
2. the process or fact of achieving something : the achievement of professional recognition or sense of achievement.

Pengertiannya adalah bahwa prestasi merupakan hasil usaha, upaya, atau karya yang dilaksanakan sampai sukses, biasanya dengan ketrampilan penuh dan keteguhan hati. Namun jangan salah, proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu sendiri, bisa juga disebut prestasi.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

English translation

Mendengar kata “kanibal”, mungkin bulu kuduk loe akan berdiri. Memang persepsi umum kata kanibal cukup horror, yaitu memakan darah-daging spesies sendiri atau teman sendiri atau komunitas sendiri… hiiii…. Tapi note ini tidak akan bercerita tentang horror, melainkan lebih mengenai perkembangan teknologi.

Masih ingat saat Apple mengeluarkan produk iPad di tahun 2010? Banyak business analyst saat itu memprediksi bahwa iPad akan meng-kanibal-kan penjualan produk Apple yang lain semisal MacBook. Statistik selama satu tahun setelah peluncuran iPad memang menunjukkan penurunan penjualan MacBook, namun ternyata tidak sampai membuat MacBook benar-benar mati. Sekarat pun tidak.

Produk pemutar musik Apple iPod yang membuat penjualan produk Sony Walkman mati, adalah salah satu best practice sebuah kejadian kanibal: pemutar musik analog (Walkman) di-kanibal oleh pemutar musik digital (iPod).

Dalam fotografi, ternyata teknologi film analog juga telah berhasil di-kanibal oleh teknologi film digital fotografi. Proses perjalanan kanibal ini gue alami sendiri karena memang salah satu hobby gue adalah fotografi.

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Prolog: Walaupun gak ada hubungannya antara buah pisang dan buah apel, gue ucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Steve Jobs, pendiri dan mantan CEO Apple Corporation, kemarin Oct 6, 2011. Seorang penemu, visioner, yang mendedikasikan dirinya menciptakan produk untuk orang banyak agar lebih mudah dalam bekerja, mudah dalam bersosialisasi, lebih produktif, dan ramah lingkungan; seperti produk MacBook yang gue pakai dalam membuat tulisan ini…

Dalam perjalan gue menuju Bandar Udara karena harus memberikan sebuah pelatihan manajemen pada perusahaan minyak Nasional di Sumatera Selatan, gue sempatkan mampir ke Seven Eleven untuk membeli kopi cappucino panas dengan flavour Hazelnut kesukaan gue. Saat membayar di kasir, tertata tumpukan pisang di atas nampan persis di sebelah mesin kasir. Baru kali ini gue melihat bahwa Seven Eleven ternyata menjual pisang.

Pisang yang dijual adalah jenis pisang ambon yang lumayan besar, berkulit kuning mulus, sedikit mengkilat, sehingga sempat gue kasih komentar ke pramuniaga yang cukup cantik saat tersenyum, “Mbak, pisangnya baru ‘dipoles’ ya..?” hihihi….

Berbeda dengan pisang yang gue dapati kalau sedang makan di GETRAW (baca: dari kanan), yaitu pisang yang lebih kecil, kulitnya banyak flek, dan berwarna kuning doff. Dengan perbedaan harga lebih mahal Rp.2.000,- secara price/performance, jelas pisang di Seven Eleven lebih menarik.

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Tepat seminggu lalu dari saat note ini gue tulis, 11 Maret 2011, terjadi gempa yang dahsyat skalanya di Negara Jepang. Gempa dasar laut dengan kekuatan 8,9 skala Richter ini tidak saja menggoncang negara yang sarat dengan teknologi tinggi, namun juga menggoncang permukaan laut sekitar, untuk selanjutnya mendistribusikan kekuatan goncangan tersebut dalam bentuk gelombang tsunami. Sebuah gelombang ombak yang sama dahsyatnya dengan kuatnya gempa yang mendarat di pantai-pantai kota Sendai, Jepang dalam hitungan menit. Selanjutnya, gelombang tsunami juga merambah ke negara-negara lain termasuk sisi Utara kepulauan Indonesia bagian Timur dalam hitungan 6 jam. Apa seh tsunami?

(lebih…)

Read Full Post »

Coba hitung, berapa charger yang loe punya sekarang: untuk HP, untuk Laptop, untuk Handycam, untuk Camera Digital, dan terakhir mungkin untuk BB. Semua beda bentuk dan daya supply-nya, tapi tetap mempunyai satu fungsi, mengisi kembali daya ke baterai alat-alat pribadi kita, sangat pribadi.

Sangat pribadi? Iya, bisa jadi. Siapa sekarang yang mau pisah dengan BB, atau Laptop, atau HP, barang sedikit pun? Teknologi semakin canggih. Peralatan elektronik semakin di-bonsai. Kemudahan semakin memanjakan. Namun, masih ada suatu teknologi yang rupanya berkembang cukup lamban. Teknologi baterai.

Saat aktif dipakai, baterai Laptop paling lama bisa bekerja sampai 5-6 jam. Baterai BB dan HP bisa 3-4 jam. Selebihnya, baterai harus berciuman kembali dengan charger-nya, sehingga daya kembali prima, kuat 3-6 jam nonstop… (ramuan Madura kalee…hihihi…)

20b061077616648aKalau gue boleh minta loe jujur, seberapa sayang loe terhadap charger dibanding peralatan pribadi itu sendiri? Sebesar 50 %, atau 30%, atau 10% kah? Gue pikir paling dikisaran 10% saja. Test case: apa ada yang pernah membeli tas khusus charger, seperti halnya membeli karet protector BB? Atau paling tidak menyimpan charger di tempat khusus, sehingga tidak susah dicari saat diperlukan? Atau ada yang rutin melap charger sampai mengkilat?

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Gue suka komik. Kalimat tadi bukan dalam bentuk past tense: gue dulu suka komik. Sampai sekarang pun gue suka komik. Kalau dulu, superhero komik gue adalah “Gundala Putra Petir” ataupun “Pangeran Melar”. Ini adalah komik made in Indonesia yang sekarang sudah entah dimana mungkin ada di antah berantah…

Komik petualangan wartawan “Tin Tin” adalah komik yang cukup membuka wawasan luar negri gue waktu masih kecil. Ada lagi komik superhero seperti Superman, Batman, maupun Spiderman. Kalau komik Tin Tin lebih membumi, yang lainnya lebih melangit – karena memang mainnya selalu di langit: Superman terbang, Batman dan Spiderman lompat-lompatan pindah gedung pencakar langit… hihihi…

(lebih…)

Read Full Post »