Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2010

English translation

Gue teringat akan sebuah crispy joke (baca: lelucon garing) beberapa tahun lalu:

“Sudah nonton “The Last Train”?” tanya si A dengan muka serius.
“Oh ya? Kapan mainnya? Dimana?” tanya balik si B dengan muka bodoh atau pura-pura bodoh.
“Nanti malam jam 23:00. Di Gambir.” jawab si A dengan senyum kemenangan.*
“$@#$%&%$@#$%!!” bathin si B, sekarang dengan muka tertekuk.

*Gambir adalah stasiun Kereta Api (KA) di ibukota Jakarta.

Garing gak seh? Ternyata bukannya menonton film “The Last Train” melainkan melihat KA yang terakhir masuk stasiun Gambir pada jam mau tutup.
Pantun dulu ahh: Buah Nanas buah Kedondong….
Artinya? Just kidding dong… hihihi….

Namun kemarin sore, jam 16:25, “The Last Train” benar-benar “tayang” di Gambir. Tetap bukan sebuah film. Ini benar-benar KA yang terakhir masuk Gambir. No kidding. KA dari Bandung. KA Parahyangan. Beberapa pertanyaan mungkin langsung terlintas di otak loe, sebingung yang terlintas di otak gue: “Why?” atau “How come?” atau juga “What the hell…?”


Photograph courtesy of Kompas.com

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Judul di atas bukannya gue salah ketik, atau kebetulan keyboard MacBook gue tiba-tiba terinjak karena dilangkahi oleh kucing. Itu adalah nama sebuah Gunung. Memang namanya kurang lazim bagi orang Indonesia. Baik kalau dibaca maupun saat didengar.

Seminggu terakhir ini Gunung tersebut menjadi perhatian benua Eropa. Iya, saat ini Gunung Eyjafjallajokull sedang — maaf — ejakulasi. Dia sedang melampiaskan isi perutnya selanjutnya berkolaborasi dengan langit untuk mendistribusikannya ke penjuru arah angin. Wabil khusus ke daratan Eropa yang memang relatif dekat dengan Eyjafjallajokull (baca: ay-yah-FYAH-lah-yer-kuhl).

Gunung ini terletak di Iceland. Dimana tuh? Sebuah pulau yang ancar-ancarnya sekitar arah Barat-Laut dari benua Eropa. Mendekati kutub Utara. Abu vulkanik yang disemburkan cukup membuat panik industri penerbangan di daratan Eropa. Laporan dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) memprediksi kerugian — akibat tidak beroperasinya penerbangan karena alasan rawan kecelakaan — berkisar di angka USD250 juta per hari! Ini setara dengan Rp.2,3 Trilliun per hari! Wow?!

(lebih…)

Read Full Post »

English translation

Makam dalam pengertian sehari-hari bagi orang Indonesia adalah tempat peristirahatan terakhir seseorang. Sebuah kuburan. A grave. Padahal “makam” adalah asal kata bahasa Arab maqam yang berarti sebuah tempat berdiri (Kamus Arab-Indonesia Al-Munawwir). Kalau loe pergi naik Haji atau Umrah, loe akan dapatkan sebuah “maqam Ibrahim” yang berjarak sekitar 5 meter dari Ka’bah. Ini bukan kuburan Nabi Ibrahim — nabinya umat Yahudi, Kristen, dan Islam — melainkan tempat berdiri Nabi Ibrahim saat merenovasi Ka’bah yang dibangun oleh Nabi Adam ratusan tahun sebelumnya.

Makam pada zaman kerajaan Mataram merupakan tempat yang dikeramatkan. Tempat yang diyakini bisa memberi perlindungan maupun keberkahan. Sehingga sampai saat ini masih banyak makam yang diyakini sebagai makam raja-raja Mataram yang tetap dipertahankan. Termasuk mempertahankan kebiasaan meminta perlindungan dan keberkahan kepada makam bagi sebagian orang Indonesia.

Makam Pahlawan Indonesia di Kalibata, juga menjadi agenda protokoler tetap apabila ada kepala negara lain berkunjung. Biasanya berupa penghormatan kepala negara yang berkunjung, kepada para pahlawan yang telah gugur membela Indonesia.

Namun, mungkin hanya di Indonesia, ada sebuah kejadian dimana sebuah makam dipertahankan oleh penduduk sekitar sampai harus mengorbankan 3 nyawa. Ini bisa terjadi karena ada suatu keyakinan kuat untuk mempertahankannya. Apakah keyakinan itu benar atau salah, tergantung darimana cara melihatnya. Gue cuma sedih melihat kenyataan: ada emosi, energi, dan nyawa hilang sia-sia atas sebuah keyakinan yang masih perlu dipertanyakan.

(lebih…)

Read Full Post »