JEGGEERRRRRR!! Suara keras sebuah mobil menabrak sesuatu. Sebuah pohon yang sedang asyik berdiri di pinggir jalan ditabrak sebuah mobil sampai mobil itu hampir terbelah. Head to head. Kecelakaan beberapa hari berselang ini terjadi di kota Malang, Jawa Timur, salah satu kota pelajar terbesar di Indonesia.
Sibuklah Malaikat Maut mencabut 9 nyawa yang berada di dalam mobil tersebut. Mereka bekerja dengan cepat. Sangat cepat. Sangat efisien. Sampai-sampai salah satu dari nyawa yang tercabut itu tidak sempat untuk memakai baju. Hah?
Iya benar. Pada saat dievakuasi penduduk keluar dari dalam mobil, salah satu penumpang, sorang mahasiswi, ternyata dalam keadaan telanjang bulat. Mobil yang berisi 9 mahasiswa dan mahasiswi dari beberapa Perguruan Tinggi di kota Malang ini, menjadi tempat eksekusi bagi mereka yang baru saja pulang pesta minum minuman keras (miras). Hiiii…
Haruskah mereka meregang nyawa dalam kondisi seperti itu. Bagaimana perasaan orang tua mereka? Mungkin bagi keluarganya, mendapatkan anaknya meninggal kecelakaan adalah musibah. Mendapatkannya dalam keadaan mabuk adalah musibah kwadrat. Dan mendapatkannya dalam keadaan telanjang bulat adalah musibah pangkat tiga. Sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah begitu, dia jatuh pas di kubangan air kotor pula.
Hikmah yang harus kita ambil adalah bahwa miras merupakan sebuah bahaya laten. Sesuatu yang mudah sekali dilakukan, didapatkan, dikonsumsi, namun membuat dampak kerugian yang besar, baik langsung seperti kecelakaan di atas, maupun tidak langsung dengan jangka waktu lama seperti kerusakan organ tubuh semisal ginjal.
Alkisah, ada seorang pemuda yang alim, dimana menjadi obsesi setan untuk menggodanya. Maka Raja setan pun mengutus anak buahnya yang berpangkat Kopral untuk membujuknya melakukan pembunuhan.
Dibisikanlah pemuda alim itu untuk membunuh tetangganya yang kaya agar dia bisa menguasai hartanya. Kopral setan itu berpikir pemuda itu pasti cowo matre, silau akan harta. Salah. Pemuda itu tidak bergeming sedikit pun akan bisikan sang Kopral.
Balik ke Raja setan, sang Kopral melaporkan kegagalan misinya. Akibatnya dia dihukum harus mengikuti ulang pelatihan dengan sandi Tipsani – Tipu sana sini… hihihi…
Selanjutnya Raja setan mengutus Kolonel setan untuk menggoda pemuda alim itu melakukan pemerkosaan. Kolonel setan ini lebih berpengalaman dibanding sang Kopral dalam menggoda manusia. Maka, setiap pemuda itu berjalan melewati wanita-wanita memakai rok yang mini, atau baju you can see, atau baju dengan bahan tipis, sang Kolonel selalu marayu pemuda alim itu untuk memperkosa, dengan membisikkan kode berupa sebuah pantun, “Ciputat – Tanah Kusir… Baju loe ketat – gue naksir…”
Tapi tetap saja pemuda alim itu tidak tergoda untuk melakukan pemerkosaan. Walaupun sempat melirik, pemuda itu punya prinsip: melihat sekali masih boleh, melihat kedua kalinya sudah dosa.
Balik juga ke Raja setan, sang Kolonel setan juga melaporkan kegagalan misinya. Dia juga akhirnya dihukum harus mengikuti pelatihan Tipsani, cuma kali ini yang advance level…
Geram si Raja Setan, dia berpikir kenapa anak buahnya bodoh sekali. Dia teringat akan janjinya di hadapan Tuhan saat Raja Setan ngeyel tidak mau sujud kepada manusia pertama ciptaan Tuhan – Adam – sehingga diusir untuk turun ke bumi: janji untuk selalu menggoda manusia. Bukankah janji itu harus ditepati? Demikian pikir Raja Setan.
Akhirnya Raja Setan memanggil anak buahnya dengan level Jenderal. Gak tanggung-tanggung, Jenderal Besar yang dipanggil. Gak banyak Jenderal dengan pangkat bintang 5 di jajaran setan. Pada level ini penguasaan strategy dan tactical untuk menggoda manusia sudah mumpuni. Pelatihan Tipsani pun sudah khatam.
Segera Jenderal Besar setan beraksi. Dibantu alat GPS akhirnya ketemu juga pemuda alim tersebut sedang berjalan pulang ke rumah. Dari data-data intelijen anak buahnya, sang Jenderal mengetahui bahwa pemuda alim ini sedang pusing karena sesuatu hal. “Inilah kesempatan menggoda pemuda itu…!” guman sang Jenderal sambil tersenyum culas.
Dengan berbagai cara, sang Jenderal merayu pemuda alim itu untuk minum miras. “… sudah coba saja biar pusing kamu hilang…” atau “… cuma sedikit kok gak bikin mabok…” atau “… itu kan cuma air, sama seperti minuman yang lainnya…” Di pertengahan jalan pulang, akhirnya pemuda itu berbelok dan mampir ke kedai minuman. Dipesanlah miras walau cuma segelas. Berkata di hati pemuda itu, “Gak apa apa lah cuma sedikit. Biar pusingnya hilang.”
Karena dasarnya memang gak pernah minum miras, dengan segelas kecil aja pemuda itu langsung fly. Sekaligus langsung hilang pusingnya. Bahkan kini dia seakan melihat bidadari khayangan, padahal itu hanya pelayan wanita kedai minuman tersebut. Akhirnya pemuda itu minta nambah. Tetap segelas kecil.
Tidak lebih dari 3 gelas, pemuda alim itu sudah teler berat. Sang Jenderal tersenyum penuh arti di pojokan kedai. Kedua tangannya bersatu saling mengelus seperti sedang cuci tangan. Rupanya Jenderal Besar setan punya Plan B, bisa jadi juga Plan C. Tidak akan ada manusia pun paham pikiran setan.
Dalam kondisi mabok berat, pemuda itu mengajak pulang pelayan wanita dengan dalih lebih aman diantar dia. Wanita itu tahu siapa pemuda alim ini, sehingga menerima saja tawaran pulang bareng. Apalagi dijanjikan keamanan sepanjang jalan. Tapi kehormatan, siapa yang janji? hihihi…
Benar saja, di pertengahan jalan, pemuda mabok itu segera menarik wanita itu ke semak-semak rimbun nan sepi. Diperkosalah wanita itu berkali-kali sampai pingsan. Sang Jenderal yang mengintip dari balik semak terlihat tersenyum puas. “Plan B. Mission accomplished!” demikian isi SMS Jenderal Besar kepada Raja setan melalui iPhone… [iklan niy...? hihihi...].
Sekarang Jenderal Besar setan akan execute Plan C: merayu pemuda itu lagi. Dibisikkanlah kalimat pamungkas. “Bung, ente kan terkenal sebagai pemuda alim di kampung ini. Nanti kalo wanita itu siuman dan lapor ke warga kampung bahwa ente telah memperkosanya, habislah nama baik ente…! Sudahah… mumpung masih gelap, tidak ada yang lihat, ente bunuh aja wanita ini…!” Tanpa pikir panjang karena sedang mabok, akhirnya wanita itu dibunuh juga. Maka lengkaplah sudah tugas dari Raja setan yang sebelumnya pernah di-assigned kepada Kolonel setan dan Kopral setan untuk pemuda alim ini. End of story.
Demikianlah bagaimana bahaya laten miras itu bisa merusak tatanan masyarakat. Maka khusus untuk miras, pengenaan punishment berupa dosa tidak saja kepada yang meminum miras. Terkena juga kepada yang menuangkan miras kedalam gelas. Terkena juga kepada yang menjual miras. Terkena juga kepada yang mendistribusikan miras. Terkena juga kepada pembuat miras. Dengan multi level dosa akibat miras ini, sudah seharusnya manusia paham akan bahaya miras. Sayang, 9 mahasiswa dan mahasiswi di kota Malang tersebut di atas terlambat untuk memahaminya.
Tidak ada yang didapat 9 mahasiswa dan mahasiswi itu, kecuali JEGGEERRRRRR!! nyawa meregang.
HM Ihsan Kusasi
April 21, 2009
note. memperingati Ibu Kartini hari ini, sudah saatnya kita re-evaluasi emansipasi yang diperjuangkan Beliau: emansipasi kesamaan hak untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan. Bukannya emansipasi untuk berbuat seenaknya tanpa batas-batas moral seperti yang terungkap akibat kasus kecelakaan di atas.
Agree, why don’t we just ban all the miras ya?
Astagfirullah…..tugas kita sebagai org tua dimasa kini dengan era globalisasi, dengan segala informasi yg sangat mudah diserap anak2…… benteng pertahanan iman dan akhlak buat anak2 kita haruslah dipertebal…. duuuuh aku merinding bangettt….
pohonnya nyebrang kali ya..??
is it really happen?
thx oom morning note nya…..langsung gw fwd ke tmn gw yg lg berusaha brenti alkohol…..semoga bermanfaat buat dia……thx berat……
Salah pohon nya tuh…
dah tau ada mobil….
eh …. salah ya….
thx om…saya baru tau kejadian aslinya dr notes om…ternyata serem banget
Kalau kita berada di dalam sebuah diskotik, dengan suara musik yg menggelegar…. spontan rasanya kepala dan kaki bergoyang. Sama halnya kalau dalam kesempatan kumpul2 rame dg kawan, demi pergaulan kadang2 kita lengah…. merokok, miras dan joke yg keterlaluan sering mengintai….waspadalah….
yup say no 2 miras n drugs lah…merdeka !!!
ABG…. kuliah jauh dr orang tua… merasa bebas malah jadi bablas…. kesian…..
satu yang perlu diketahui..bahwa alkohol dan marijuana bersifat genetis….dalam arti apabila mereka dikonsumsi dalam level dan jangaka waktu tertentu….maka akan membentuk satu ikatan sel sendiri dalam darah…yang bersifat menurun kepada keturunan (anak)….ati2….tingkat kerusakannya lebih tinggi dari narkotika atau bentuk psikotropika lainnya….remember….one is too many thousands never enough…..
Peristiwa yang sangat mengenaskan diolah dengan tulisan yang sangat menarik….I like your style!
makasih om ihsan…..tulisannya bagus….
Cuma kurang satu hal……Pengendalian diri…..
Orang tua nya siapa ya? Pertanyaan ini sempat melintas dalam pikiran saya..Tapi pikir2 mereka semua kan sdh dewasa,mahasiswa tingkat akhir. Tapi kok belum ngerti juga ya? Lagi2 pertanyaan ini melintas dalam benak saya.. Pelajaran mengenai baik dan buruk, hak dan bathil,bukan pelajaran yang bisa didapat dengan sistim SKS.Sangking pentingnya Allah Swt mengutus Rasullullah untuk menyempurnakannya.”Akhlak”,makin lama makin jarang kita mendengarnya. Kalah kondang dengan teman sebangkunya yang bernama”akal”.
Thanks om atas Note nya, ruaaar biiaasaa.. Ak jg baru tau tuh klo setan ada yg berpangkat kopral, setau ak cuma Raja Setan, hiks ….:)
2 thumbs up..note yg bgs bgt..
Berarti bnr ya,setan itu bkn makhluk..setan itu ada dmn2..
Bahkan mgkn anak istri kt jg bs jd setan ya??
Contohnya misalnya mrk dgn tdk sengaja membuat kt jd korupsi krn permintaan mrk yg diluar kemampuan kt..
Subhanallah…
Maksh udh mengingatkan aku…
Dekatkan diri kepada Sang Khalik…mencintai dan taat atas perintahNya serta menjauhi segala larangannya agar hidup diberkahi dan dilindungi ini satu2nya Yang bisa menjauhkan diri kita dari godaan setan.
Two tumbs up buat Bapak yang satu ini..cara elo mengulasnya San, bagus banget !
hehehehe, say no to narkoba n miras p.haji.
tq…pembelajaran yg berarti fren…..insya allah kita semua tetap waspada akan hal itu….kita semua kan bercita2 kembali kpd Sang Kholik dalam keadaan khusnul khotimah….amiennnn..
bagus om tulisannya
Siapapun orangnya, akan terlihat pada akhirnya,, siapkah kita berakhir dalam keadaan terbaik?? tidak dalam keadaan terburuk,, innalillahi wa inalillalahi rojiun.
Hidup seperti lagu,.beda media tranformasi dan improve pada masing2 jaman,.. pesannya sama,..nilai kehidupan !
Begitu juga kematian,..punya cara sendiri tuk mencari jalannya,..Salaam !
wah san…baru kali ini gw merinding dari awal ampe akhir waktu baca note lo ….memang smuanya harus berawal dari iman…jadi takut apa gw bisa lulus ngemban amanah dariNYa…insa Allah ya…..amin….
Mirasantika (minuman keras & narkotika)kata om Oma,kedua jenis substance ini paling bnyak merenggut nyawa manusia,baik dari si pemakai dan korban dari yg memakai (kena tabrak oleh drink driver)
Tapi kenapa barang liquid yg satu ini bnyak & mudah didapat dipasaran. Padahal efek akhir dari penggunaan miras kalo menurut gw paling buruk diantara ilegal substances yg laennya seperti canabis,coke,ato sabu.
Kalo di sumsel daerah gw, miras paling banyk penyebab terjadinya keributan dan berakhir dgn penusukan (tujah) pada arena2 orgentunggal&konser musik
Jadi sebenarnta miras adalah alt/senjata saiton no satu untuk penghancuran moral umat manusia di muka bumi ini. Kalo sdh terkena miras, saiton nggak perllu kerja lg the rest will do by human self….hik..hik..hik
oh ya San kalo nggak salah salah satu korban cewek yg meninggal juga nyalon jadi caleg pas pemilu leg kmren.
gw agak gak update niy,, itu kejadian hari apa ya?? gak pernah ntn tv soalnya
Aku setuju banget tuh ma kirimannya pak senior TR…. tapi yah tolonglah jangan pake Rank nya Tentara… kesimpulan Tentara adalah kerajaan Setan duonk…. diralat aja pak… pake Satpol PP aja Napa….. Pis
kenapa telanjang harus bulat2? gak ada ya yg kotak, segi tiga, trapesius…
astaghfirullah,…jagalah anak2 cucu kita dengan Kalamullah…
keqnya slogan “don’t drink and drive” perlu dipopulerkan (lagi) di negeri kita yah?
Benar kata Bang Haji Rhoma…”Jauhi Mirasantika”.
Excellent note Bang Haji Ihsan !
there’s no such thing as a half-way sinner!
Lindungi anak2 kami ya Allah…..
thanks pak atas catatannya..kita jg baru saja
musnahkan ribuan miras hasil razia, bahkan skrg lg
dikonsep perda ttg larangan peredaran miras..mohon
do’a restu pak spy bs berhasil diwujudkan
tulisan yg sangat bagus Pak, terima kasih atasnasehatnya.
Bagus banget, lucu sekaligus membangunkan mawas.
Kebetulan aja yang nudis dlm kecelakaan itu
perempuan, kalo laki2 kan bisa juga ya.. Jadi nasihat
emansipasinya ikut qur’an aja bahwa baik lelaki maupun
perempuan akan menerima balasan sesuai dgn amalan
mereka masing2.
Dari jauh sebelum ibu Kartini, hak untuk berdosa belum
pernah ada batasan gender.
bagoes bgts!! more..
great note…bagusnya dikumpulin di satu blog aja Oom
wahhh ini pengalaman muda bang ikhsan
yah…syukurlah skrg dah tobat
Jadi mulai dari Kopral, Kolonel, sampai Jenderal,
semuanya setan ya, pak?
Bagus utk dijadikan renungan kita semua. Sering2 bikin
kaya gini San…thanks
Salute buat raja setan masih menepati janji nya sama
Allah, setan aja takut dosa dgn ingkar janji. Contoh !
tapi lebih salute lagi penulis sudah tobat ! Subhanallah..
tuh.. setan aja selalu berusaha keras tuk nepatin
janjinya
nah.. kalo manusia yg gak mau nepatin janji..???
masa kalah sama setan seh…
anyway.. MARI JAUHI MIRAS..>!!!
makasi om da di taG..
>.<
sereeeeeem !!
ditunggu note2 berikutnya yang bermanfaat
sukses ya om ,^^
stuju.. message nya emang stay away from alcohol &
drugs…
Assalamua’alikum ww.,
Terima kasih banyak informasi dan ilustrasinya.
Sangat menyentuh dan mengingatkan yang pernah atau kadang-kadang menenggak miras walau kadar rendah ataupun sedikiiiit saja.
Sangat bermanfaat.
Wassalam,
Fikri
Semoga semua ada hikmah yang terbaik yang Allah berikan, meski kadang kita sebagai manusia tidak mampu untuk memahaminya.
Astaga, sadis yach

)
Emang bahaya banget pengaruh miras itu
Tapi kok ada yang bugil yach? Apa sebelumnya pesta seks juga dimobil itu? Hanya Tuhan yang tau, karna tidak ada saksi
Mudah2an ini jadi pelajaran agar kita tidak mengemudi dalam keadaan mabuk (Dont Drive Drunk